Senin, 13 Januari 2014

Kendali dan Audit SI

Soal Post test V-Class

Pengendalian TI didefinisikan sebagai suatu pernyataan hasil yang diinginkan atau maksud yang dicapai oleh prosedur pengendalian implementasi dalam kegiatan TI khusus.
Terdapat 15 area pengendalian, sebutkan dan jelaskan!

Jawaban :

Area Pengendalian ada 15 yaitu :

1. Integritas Sistem
2. Manajemen Sumber Daya (Perencanaan Kapasitas)
3. Pengendalian Perubahan S/W Aplikasi dan S/W sistem
4. Backup dan Recovery
5. Contigency Planning
6. System S/W Support
7. Dokumentasi
8. Pelatihan atau Training
9. Administrasi
10.Pengendalian Lingkungan dan Keamanan Fisik
11.Operasi
12.Telekomunikasi
13.Program Libraries
14.Application Support (SDLC)
15.Pengendalian Mikrokomputer

Penjelasan :

1. Integritas Sistem
a. Ketersediaan dan kesinambungan sistem komputer untuk user
b. Kelengkapan, Keakuratan, Otorisasi, serta proses yg auditable
c. Persetujuan dari user atas kinerja sistem yang di inginkan
d. Preventive maintenance agreements untuk seluruh perlengkapan
e. Kesesuaian kinerja antara S/W dan jaringan dengan yang diharapkan
f. Serta adanya program yang disusun untuk operasi secara menyeluruh

2. Manajemen Sumber Daya
a. Faktor-faktor yang melengkapi integritas sistem
b. Yaitu meyakini kelangsungan (ongoing) H/W, S/W, SO, S/W aplikasi, dan komunikasi
jaringan komputer, telah di pantau dan dikelola pada kinerja yang maksimal namun
tetap dengan biaya yang wajar.
c. Hal-hal tersebut di dokumentasikan secara formal, demi proses yang
berkesinambungan

3. Pengendalian Perubahan S/W Aplikasi dan S/W sistem
a. Menentukan adanya keterlibatan dan persetujuan user dalam hal adanya perubahan
terhadap s/w aplikasi dan s/w sistem
b. Setiap pengembangan dan perbaikan aplikasi harus melalui proses formal dan di
dokumentasikan serta telah melalui tahapan-tahapan pengembangan sistem yang
dibakukan dan disetujui.

4. Backup dan Recovery
a. Demi kelangsungan usaha, harus tersedia data processing disaster recovery planning
(rencana pemulihan data dan pusat sistem informasi apabila terjadi kehancuran),
b. Baik berupa backup dan pemulihan normal, maupun rencana contingency untuk
kerusakan pusat SI (lokasi gedung, peralatanya, SDM-nya maupun manualnya).

5. Contigency Planning
a. Perencanaan yang komprehenshif di dalam mengantisipasi terjadinya ancaman
b. terhadap fasilitas pemrosesan SI
c. Dimana sebagian besar komponen utama dari disaster recovery plan telah
dirumuskan dengan jelas, telah di koordinasikan dan disetujui, seperti critical
application systems, identifikasi peralatan dan fasilitas penunjang H/W, sistem S/W
dan sebagainya.

6. System S/W Support
a. Pengukuran pengendalian dalam pengembangan, penggunaan, dan pemeliharaan
dari S/W SO, biasanya lebih canggih dan lebih cepat perputarannya dibandingkan
dengan S/W aplikasiDengan ketergantungan yang lebih besar kepada staf teknik
untuk integritas fungsionalnya
b. Pengukuran kendali pengamanan aplikasi individu maupun pengamanan logika
sistem secara menyeluruh (systemwide logical security)

7. Dokumentasi
a. Integritas dan ketersediaan dokumen operasi, pengembangan aplikasi, user dan S/W
sistem
b. Diantaranya dokumentasi program dan sistem, buku pedoman operasi dan schedule
operasi,
c. Untuk setiap aplikasi sebaiknya tersedia dokumentasi untuk tiap jenjang user.

8. Pelatihan atau Training
a. Adanya penjenjagan berdasarkan kemampuan untuk seluruh lapisan manajemen dan
staf, dalam hal penguasaannya atas aplikasi-aplikasi dan kemampuan teknisnya
b. Serta rencana pelatihan yang berkesinambungan

9. Administrasi
a. Struktur organisasi dan bagannya, rencana strategis, tanggungjawab fungsional, job
description, sejalan dengan metoda job accounting dan/atau charge out yang
digunakan
b. Termasuk didalamnya pengukuran atas proses pengadaan dan persetujuan untuk
semua sumber daya SI.

10. Pengendalian Lingkungan dan Keamanan Fisik
a. Listrik, peyejuk udara, penerang ruangan, pengaturan kelembaban, serta kendali
akses ke sumber daya informasi
b. Pencegahan kebakaran, ketersediaan sumber listrik cadangan,
c. Juga pengendalian dan backup sarana telekomunikasi

11. Operasi
a. Diprogram untuk merespon permintaan/keperluan SO
b. Review atas kelompok SO berdasarkan job schedulling, review yang terus-menerus
terhadap operator, retensi terhadap console log message, dokumentasi untuk
run/restore/backup atas seluruh aplikasi
c. Daftar personel, dan nomor telepon yang harus dihubungi jika muncul masalah SO,
penerapan sistem sift dan rotasi serta pengambilan cuti untuk setiap operator.

12. Telekomunikasi
a. Review terhadap logical and physical access controls,
b. Metodologi pengacakan (encryption) terhadap aplikasi electronic data interchange
(EDI)
c. Adanya supervisi yang berkesinambungan terhadap jaringan komputer dan
komitmen untuk ketersediaan jaringan tersebut dan juga redundansi saluran
telekomunikasi.

13. Program Libraries
a. Terdapat pemisahan dan prosedur pengendalian formal untuk application source
code dan compiled production program code dengan yang disimpan di application
test libraries development
b. Terdapat review atas prosedur quality assurance.

14. Application Support
a. Bahwa proses tetap dapat berlangsung walaupun terjadi kegagalan sistem
b. Sejalan dengan kesinambungan proses untuk inisiasi sistem baru, manajemen
c. proyek, proses pengujian yang menyeluruh antara user dan staf SI
d. Adanya review baik formal maupun informal terhadap tingkat kepuasan atas SDLC
yang digunakan.

15. Microcomputer Controls
a. Pembatasan yang ketat dalam pengadaan, pengembangan aplikasi, dokumentasi atas
aplikasi produksi maupun aplikasi dengan misi yang kritis, sekuriti logika, dan fisik
terhadap microcomputer yang dimiliki,
b. Serta pembuatan daftar inventaris atas H/W, S/W, serta legalitas dari S/W untuk
menghindari tuntutan pelanggaran hak cipta.


Sumber:
Bab 7 Kendali dan Audit SI (KASI) - Analisis Kinerja Sistem

Kendali dan Audit SI

Soal Pretest V-Class

Pengendalian internal telah mengalami perubahan dari konsep 'ketersediaan pengendalian' ke konsep 'proses pencapaian tujuan'. Apakah maksud dari konsep 'Proses Pencapaian Tujuan' tersebut ?

Jawaban :

Yang dimaksud dengan 'Proses Pencapaian Tujuan' tersebut ialah dengan adanya konsep baru tersebut disadari bahwa intelektualitas tidak lagi terletak pada pucuk pimpinan, tetapi terletak di lapisan bawah.
Mereka yang dekat dengan konsumenlah yang paling mengerti dengan kebutuhan pasar.
Pengorganisasian yang paling tepat untuk kondisi seperti ini adalah seperti pengorganisasian orkes simponi.

Sumber :
Bab 7 Kendali dan Audit SI (KASI) - Analisis Kinerja Sistem

Jumat, 08 November 2013

Post Test Manajemen Kontrol Keamanan

Aset Sistem Informasi harus dilindungi melalui sistem keamanan yang baik. Sebut dan jelaskan langkah-langkah utama pelaksanaan program keamanan tsb?

Keamanan informasi memproteksi informasi dari ancaman yang luas untuk memastikan kelanjutan usaha, memperkecil rugi perusahaan dan memaksimalkan laba atas investasi dan kesempatan usaha. Manajemen sistem informasi memungkinkan data untuk terdistribusi secara elektronis, sehingga diperlukan sistem untuk memastikan data telah terkirim dan diterima oleh user yang benar.Langkah-langkah utama pelaksanaan program keamanan tsb adalah:
  • Aset : Perlindungan aset merupakan hal yang penting dan merupakan langkah awal dari berbagai implementasi keamanan komputer. Contohnya: ketika mendesain sebauah website e-commerce yang perlu dipikirkan adalah keamanan konsumen. Konsumen merupakan aset yang penting, seperti pengamanan naman alamat ataupun nomor kartu kredit.
  • Analisis Resiko : adalah tentang identifikasi akan resiko yang mungkin terjadi, sebuah even yang potensial yang bisa mengakibatkan suatu sistem dirugikan.
  • Perlindungan : Kita dapat melindungi jaringan internet dengan pengaturan Internet Firewall yaitu suatu akses yang mengendalikan jaringan internet dan menempatkan web dan FTP server pada suatu server yang sudah dilindungi oleh firewall.
  • Alat : alat atau tool yang digunakan pada suatu komputer merupakan peran penting dalam hal keamanan karena tool yang digunakan harus benar-benar aman.
  • Prioritas : Jika keamanan jaringan merupakan suatu prioritas, maka suatu organisasi harus membayar harga baik dari segi material maupun non material. Suatu jaringan komputer pada tahap awal harus diamankan dengan firewall atau lainnya yang mendukung suatu sistem keamanan.

Sumber

PreTest Manajemen Kontrol Keamanan

Kali ini saya mendapat tugas matakuliah Analisis Kinerja Sistem yang membahas Manajemen Kontrol Kemanan. Dengan pertanyaan "Untuk mengamankan suatu Sistem Informasi, menurut anada apa saja yang perlu di lindungi??"

Informasi itu perlu dilindunngi keamanannya agar informasi tersebut tidak jatuh ditangan orang yang salah/jahat. Informasi merupakan salah satu aset yang penting dalam perusahaan atau organisasi yang sebagaimana aset lainnya memiliki nilai tertentu bagi perusahaan atau organisasi tersebut sehingga harus dilindungi, untuk menjamin kelangsungan perusahaan atau organisasi, meminimalisir kerusakan karena kebocoran sistem keamanan informasi, mempercepat kembalinya investasi dan memperluas peluang usaha. Strategi keamanan informasi memiliki fokus dan dibangun pada masing-masing ke-khusus-annya. Contoh dari tinjauan keamanan informasi adalah:

  •  Physical Security yang memfokuskan strategi untuk mengamankan pekerja atau anggota organisasi, aset fisik, dan tempat kerja dari berbagai ancaman meliputi bahaya kebakaran, akses tanpa otorisasi, dan bencana alam.
  • Personal Security  melindungi orang-orang dalam organisasi.
  • Operation Security yang memfokuskan strategi untuk mengamankan kemampuan organisasi atau perusahaan untuk bekerja tanpa gangguan.
  • Communications Security yang bertujuan mengamankan media komunikasi, teknologi komunikasi dan isinya, serta kemampuan untuk memanfaatkan alat ini untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Network Security yang memfokuskan pada pengamanan peralatan jaringan data organisasi, jaringannya dan isinya, serta kemampuan untuk menggunakan jaringan tersebut dalam memenuhi fungsi komunikasi data organisasi.  

sumber

V-Class SPK

SOAL :
 
Pada suatu kantor instansi membutuhkan pegawai yang terdiri dari tamatan SMP dan SMU sesuai kebutuhan organisasi tsb. Telah ditentukan bahwa untuk tenaga khusus tidak boleh melebihi 60 orang sedangkan untuk tenaga umum tidak boleh melebihi 90 orang. Untuk tenaga khusus dan umum diambil dari lulusan SMP dan SMU.
Demikian juga untuk tenaga SMP diperhitungkan 60% yang khusus sedangkan untuk tenaga SMU diperhitungkan 75% yang umum.

Pertanyaan :

formulasikan model persoalan ini dalam bentuk pemrograman linier apabila dikehendaki jumlah tenaga maksimum 3X jumlah tenaga SMU dan 2X jumlah tenaga SMP
Perhitungkan besarnya tenaga-tenaga SMP dan SMU.




Selasa, 16 Juli 2013

Galaxy S4 Terbakar?

Sebuah Samsung Galaxy S4 dikabarkan terbakar saat mengisi baterai pada dini hari. Perisitiwa ini dialami oleh Sarah Shurrub di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yang membeli Galaxy S4 pada akhir Juni 2013.

Shurrub terbangun pada pukul 02.00 dini hari ketika ia hendak menengok bayinya yang sedang tidur. Pada saat itu, ia melihat Galaxy S4 yang terhubung ke aliran listrik itu terbakar.

"Ponsel itu terbakar saat pengisian baterai. Saya bersyukur kepada Tuhan karena saya terbangun di tengah malam dan dapat mengendalikan kebakaran sebelum menyebabkan kerusakan pada rumah keluarga saya," tulis Shurrub dalam korespondensi dengan Samsung setelah insiden tersebut.

Peristiwa ini menyebabkan port tempat mengisi baterai Galaxy S4 itu rusak dan meleleh. Shurrub merasa, insiden ini bukanlah kelalaiannya karena Galaxy S4 itu sedang diisi dan terhubung ke aliran listrik selama 3 jam.

Meski belum diketahui pasti penyebab terbakarnya ponsel tersebut, Samsung setempat akan mengganti ponsel Shurrub dengan Galaxy S4 yang baru. "Mereka akan memberi saya Samsung Galaxy S4, meskipun mereka tidak memiliki kebijakan kompensasi atas kasus ini, dan ini murni sebuah pengecualian," tulis Shurrub seperti dikutip dari TrustedReviews.

Galaxy S4 merupakan produk andalan Samsung untuk bersaing dengan ponsel buatan produsen lain, seperti Sony Xperia Z, HTC One, bahkan iPhone 5, BlackBerry Z10, dan Nokia Lumia 920.

Galaxy S4 berjalan dengan sistem operasi Android 4.2.2 (Jelly Bean), dibekali RAM 2GB, unit prosesor grafis PowerVR SGX544MP3, dan memakai prosesor Exynos 5 Octa 5410 jenis octa-core (4+4) kombinasi ARM A15 1,6 GHz dan ARM A7 1,2 GHz.

Ia memiliki layar seluas 5 inci dengan resolusi 1.920 x 1.080 piksel. Adapun komponen kamera menggunakan sensor 13 MP dengan LED flash dan kamera depan 2 MP.

 Sumber

Hilang, Sony Xperia Bisa Dilacak dan Diformat

Sony mengumumkan telah merilis secara global sebuah fitur yang dinamakan "My Xperia". Fitur ini mirip dengan layanan "Find My Phone" buatan Apple yang memiliki fungsi membantu penggunanya menemukan ponsel yang hilang atau dicuri.

Layanan ini dapat diakses melalui situs web myxperia.sonymobile.com. Dikutip dari Pocket-Lint, Minggu (7/7/2013), untuk login ke layanan ini, pengguna cukup menggunakan akun Google.

Melalui situs ini, selain dapat digunakan untuk mencari lokasi ponsel, pengguna juga dapat mengeluarkan notifikasi suara pada ponsel, mengunci ponsel, dan menghapus data internal maupun eksternal.

Nantinya layanan tersebut akan dirilis ke perangkat Xperia keluaran tahun 2012 dan 2013, yang sudah menggunakan Android 4.0 Ice Cream Sandwich atau lebih baru.

Layanan My Xperia untuk pertama kalinya diperkenalkan pada awal tahun 2013 ini. Saat itu, layanan tersebut baru bisa dinikmati oleh pengguna Xperia Acro S yang berdomisili di wilayah Eropa Utara.

Apple juga menawarkan layanan yang sama dengan My Xperia melalui fitur Find My Phone. Selain itu, terdapat juga beberapa aplikasi yang terdapat di App Store dan Google Play Store yang juga menawarkan layanan yang serupa. Beberapa anti-virus perangkat mobile juga sudah memiliki kemampuan yang tidak jauh berbeda.


Sumber