Senin, 22 April 2013

Gagalnya Hak Paten iPad mini Oleh Apple

Apple dikenal gemar mendaftarkan paten teknologi atau nama yang diklaim miliknya. Sayangnya untuk nama iPad Mini, mereka kurang beruntung.
Kantor Hak Paten Amerika Serikat dilaporkan menolak permintaan Apple atas merek dagang iPad Mini. Aplikasi merek dagang untuk produk tablet populer ini ditolak karena namanya dianggap tidak memiliki arti yang unik dan ”hanya deskriptif”, demikian isi pernyataan Kantor Hak Paten dan Merek Dagang AS. Keputusan Kantor Paten AS ini keluar pada Januari lalu tetapi baru diumumkan baru-baru ini.

Dalam keputusannya disebutkan bahwa ”aplikasi merek dagang hanya menggambarkan fitur atau karakteristik barang yang diajukan”.
Istilah ”mini” dan ”pad” dan awalan ”i-”, semuanya deskripsi.

Tidak Bermakna

Baik sebagai istilah individual atau gabungan – iPad mini – tidak menciptakan makna, unik, aneh, atau non-deskriptif dalam kaitannya dengan barang perangkat genggam kecil komputer tablet yang mampu memberikan akses internet, demikian isi keputusan tersebut.

Tetapi Apple masih memiliki waktu hingga Juli untuk mengajukan banding ke Kantor Hak Paten dengan mengajukan bukti bahwa tablet yang lebih kecil ini memiliki perbedaan yang signifikan dengan saudara besarnya.

Produk tablet Apple saat ini masih populer di pasar dengan nilai penjualan pada kuartal lalu hingga Januari 2013 mencapai 22,9 juta iPad dan iPad mini.
Apple sendiri terlibat serangkaian perebutan hak paten dengan beberapa perusahaan pesaingnya.

Mereka memenangkan sebuah kasus paten dengan pesaing utamanya dari Korea, Samsung, pada akhir tahun lalu tetapi di bulan Maret 2013 hakim pengadilan AS memerintahkan pemotongan keuntungan Apple sebesar 40% dari jumlah ganti rugi sebesar $1 miliar dan menyiapkan sidang baru untuk menilai kembali tingkat kerusakan yang ditimbulkan.
Sumber

Firefox OS


Jika kita mendengar kata dari "Firefox" yang ada dipikiran kita adalah sebuah browser, untuk sekarang ini sudah keluar smartphone yang menggunakan Firefox OS. Firefox OS adalah mobile OS berbasiskan web yang menggunakan sistem operasi opensource berbasis Linux, yang dikembangkan oleh Mozilla melalui proyek Boot to Gecko (B2G) . Yang menarik dari OS ini adalah tampilan user interface dan apps di dalamnya dibuat dengan menggunakan teknologi HTML5. Untuk para developer web, bisa membuat apps untuk OS ini tanpa harus belajar bahasa pemrograman yang baru.

Ini dia smartphone pertama yang dikeluarkan oleh firefox
 ZTE dan Alcatel menjadi produsen pertama yang membuat ponsel dengan sistem operasi Firefox OS. Keduanya berbagi panggung di Mobile World Congress (MWC) 2013, Barcelona, Spanyol, untuk memamerkan ponsel Firefox OS. Dua ponsel itu diberi nama ZTE Open dan Alcatel One Touch Fire, yang sama-sama memiliki ukuran layar 3,5 inci dengan dukungan resolusi minim. Memori internal yang disediakan juga terbatas, tetapi bisa diperluas dengan kartu memori eksternal MicroSD.

Namun pada produk perdana ini komponen yang digunakan masih menggunakan perangkat keras kelas bawah. Karena itulah, ponsel Firefox OS yang ada saat ini belum bisa berjalan mulus dan sempurna. Ini bisa disebut sebagai ponsel percobaan yang masih berada dalam tahap pengembangan.

Tidak lama, Firefox OS mendapatkan peminat baru. Setelah Alcatel, LG, dan ZTE, kini giliran Sony yang mengungkapkan rencana untuk menggunakan sistem operasi tersebut di perangkat perusahaan asal Jepang itu.

Kepada situs teknologi The Verge, Selasa (26/2/2013), Sony mengungkapkan, tim pengembang mereka sedang mengembangkan ponsel atau perangkat tablet berbasis sistem operasi tersebut dan berencana menghadirkannya ke pasaran pada tahun 2014.

"Teknisi kami saat ini sedang bekerja dengan Firefox OS dan HTML5, mengembangkan teknologi yang menunjukkan potensi yang hebat. Sebagai tambahan, kami akan terus bekerja dengan partner operator kami, termasuk Telefonica, dalam proyek pengembangan, dengan ambisi menghadirkan produk tersebut di pasaran pada 2014," kata Bob Ishida, salah satu eksekutif Sony.

Berbeda dari Sony, produsen ponsel lainnya, Samsung, tampaknya tidak berminat terhadap sistem operasi mobile baru ini. Alasannya, perusahaan asal Korea Selatan tersebut sedang mengembangkan perangkat berbasis Tizen, sistem operasi yang memiliki target pasar sama dengan Firefox OS, yaitu pasaran negara berkembang.

Sumber:
sumber
sumber